Liburan ke Bali rasanya belum lengkap tanpa mencoba aktivitas seru yang sedikit berbeda dari sekadar nongkrong di beach club. Salah satu yang lagi naik daun dan sangat aesthetic untuk konten media sosial adalah berkuda di pegunungan.
Tapi, buat kamu yang baru pertama kali mencoba atau sedang membawa adik dan keponakan, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan supaya tetap aman dan nyaman. Yuk, simak tips aman berkuda untuk pemula dan anak-anak berikut ini!

1. Pilih Stable (Tempat Berkuda) yang Terpercaya
Bali punya banyak opsi tempat berkuda, mulai dari Canggu, Tabanan, hingga Ubud. Pastikan kamu memilih tempat yang memiliki reputasi baik. Ciri-cirinya:
- Kuda terlihat sehat dan terawat.
- Menyediakan pemandu (groomer) professional.
- Memiliki asuransi atau standar keamanan yang jelas.
2. Gunakan Perlengkapan Safety yang Lengkap
Jangan hanya fokus pada outfit yang keren! Keamanan tetap nomor satu. Pastikan tempat berkuda menyediakan:
- Helm (Crops): Melindungi kepala adalah kewajiban, baik untuk dewasa maupun anak-anak.
- Sepatu Tertutup: Gunakan sepatu olahraga atau boots. Hindari memakai sandal jepit karena kaki berisiko terjepit atau tergores sanggurdi (stirrup).
- Celana Panjang: Gunakan celana yang elastis (seperti legging atau jeans yang nyaman) untuk menghindari iritasi kulit akibat gesekan dengan pelana.
3. Perkenalan Singkat dengan Sang Kuda
Kuda adalah hewan yang sensitif dan memiliki perasaan. Sebelum naik, cobalah untuk menyapa kuda kamu.
- Dekati dari Depan: Jangan pernah mendekati kuda dari belakang secara tiba-tiba karena mereka bisa kaget dan menendang.
- Elus dengan Lembut: Biarkan kuda mencium aroma tanganmu agar ia merasa familiar dan tenang selama perjalanan.
4. Perhatikan Instruksi Pemandu
Meski kamu merasa sudah mahir setelah menonton film, instruksi dari pemandu lokal sangatlah krusial. Mereka paling tahu karakter kuda yang kamu tunggangi.
- Cara Duduk: Jaga punggung tetap tegak tapi tidak kaku.
- Cara Memegang Kendali: Pahami kapan harus menarik kendali untuk berhenti dan bagaimana cara mengarahkan kuda ke kiri atau kanan.
- Khusus Anak-Anak: Pastikan ada pemandu yang menuntun kuda secara manual (lead rein) agar anak merasa aman.
5. Tetap Tenang dan Percaya Diri
Kuda bisa merasakan energi penunggangnya. Kalau kamu panik atau takut, kuda cenderung ikut merasa gelisah. Tarik napas dalam-dalam, nikmati pemandangan laut atau sawah Bali yang indah, dan biarkan tubuhmu mengikuti irama gerakan kuda.
6. Waktu Terbaik untuk Berkuda
Di Bali, cuaca bisa sangat terik. Untuk kenyamanan maksimal (dan pencahayaan foto yang on point), pilihlah waktu:
- Pagi Hari (09.00 – 11.00)
- Sore Hari (14.00 – 16.00)
Tips: Gunakan sunscreen dan bawa air mineral. Berkuda mungkin terlihat santai, tapi sebenarnya cukup membakar kalori dan membuat haus, lho!
Berkuda di Bali bisa jadi pengalaman tak terlupakan asalkan kita tetap menghargai hewan dan mengikuti prosedur keamanan. Stay safe and have a majestic ride!







