0%

Ferris Wheel: Proyek “Balas Dendam” Ter-Epic yang Jadi Ikon Dunia

Bukan sekadar kincir ria, ini sejarah Ferris Wheel yang penuh plot twist! Simak asal-usul bianglala dari tahun 1893 hingga rekor dunia terbaru di sini.

Pernah nggak sih kamu merasa “panas” atau nggak mau kalah saat melihat pencapaian orang lain? Ternyata, perasaan itu juga yang memicu lahirnya salah satu wahana paling ikonik di dunia: Ferris Wheel atau Bianglala.

Dibalik putarannya yang santai dan estetik, ada sejarah penuh ambisi, persaingan antarnegara, hingga inovasi yang awalnya dianggap mustahil. Yuk, simak ceritanya!

Berawal dari "Drama" Internasional

Semuanya bermula di akhir abad ke-19. Saat itu, Prancis baru saja membuat dunia melongo dengan meresmikan Menara Eiffel di World’s Fair Paris tahun 1889. Menara itu jadi simbol kekuatan teknologi yang nggak tertandingi pada masanya.

Amerika Serikat, yang saat itu sedang bersiap mengadakan pameran serupa di Chicago tahun 1893 (World’s Columbian Exposition), merasa gengsi. Mereka butuh sesuatu yang lebih unik, lebih berani, dan tentu saja lebih “wah” untuk mengalahkan pamor Eiffel.

George Ferris: Si "Main Character" dengan Ide Gila

Kincir / Ferris Wheel Bali

Di tengah kepusingan para panitia pameran, munculah seorang insinyur muda bernama George Washington Gale Ferris Jr. Dia mengajukan ide yang bikin orang-orang zaman itu mengernyitkan dahi: sebuah roda raksasa berbahan baja yang bisa berputar dan membawa banyak orang ke langit sekaligus.

Banyak yang meragukan ide ini. Mereka takut roda itu bakal roboh atau kabinnya terlepas. Tapi George tetap pada pendiriannya. Baginya, ini bukan sekadar wahana mainan, tapi pembuktian bahwa Amerika punya engineering yang jempolan.

"The Ultimate Flex" di Tahun 1893

Kincir - Wahana The SILA'S Agrotourism

Ketika akhirnya diresmikan, Ferris Wheel pertama ini benar-benar sebuah masterpiece:

  • Tinggi 80 meter: Memang masih kalah tinggi dari Eiffel, tapi roda ini bergerak.
  • Kapasitas Masif: Punya 36 kabin seukuran bus sekolah. Satu kabin bisa menampung 60 orang! Jadi, sekali putar, ada sekitar 2.160 orang yang sedang vibing di atas awan.
  • Viral pada Masanya: Wahana ini langsung jadi pusat perhatian dunia dan menyelamatkan keuangan pameran tersebut.

Dari Wahana Ekstrem ke Spot Instagramable

Kincir / Ferris Wheel Bali

Seiring berjalannya waktu, konsep Ferris Wheel pun berevolusi. Kalau dulu orang naik untuk memacu adrenalin karena goyangan kabinnya, sekarang fokusnya bergeser ke arah pengalaman dan estetika.

Lahirnya “Observation Wheels” seperti London Eye di tahun 2000 mengubah segalanya. Kabinnya nggak lagi cuma digantung, tapi dipasang di luar struktur roda dengan teknologi penyeimbang otomatis. Tujuannya? Biar kamu bisa dapat view 360 derajat yang bersih tanpa terhalang kabel, alias perfect spot buat bikin konten!

Sekarang, kita melihat kompetisi ini berlanjut ke Ain Dubai yang tingginya mencapai 250 meter lebih. Sebuah bukti bahwa ambisi manusia untuk melihat dunia dari sudut pandang yang lebih tinggi nggak pernah padam.

Plot Twist: Kenapa di Sini Disebut Bianglala?

Mungkin kamu bingung, kenapa di Indonesia namanya jadi Bianglala? Istilah ini sebenarnya merujuk pada pelangi. Karena kincir ria di pasar malam zaman dulu sering dicat warna-warni dan berbentuk melengkung saat berputar, masyarakat kita menyebutnya mirip pelangi atau bianglala. Classic, right?

Kesimpulannya: Ferris Wheel adalah bukti kalau rasa nggak mau kalah yang dikelola dengan kreativitas bisa menghasilkan sesuatu yang abadi. Jadi, setiap kali kamu naik bianglala dan melihat city light dari atas, ingatlah kalau kamu sedang duduk di atas sejarah “balas dendam” paling estetik yang pernah ada.

Gimana? Jadi pengen langsung cari tiket wahana terdekat buat update konten, kan?

Share this

Berita lainnya

Picking Fruits & Vegetables - Wahana The SILA'S Agrotourism
Bingung pilih destinasi liburan buat keluarga besar? Ini panduan memilih tempat wisata yang aman untuk anak-anak dan lansia, biar semua ikut senang.
Mau liburan ke dataran tinggi tapi bingung packing? Ini daftar barang wajib buat cuaca dingin, biar liburanmu tetap nyaman dari pagi sampai malam.
Sering ketuker antara agrowisata, ekowisata, dan wisata konvensional? Ini penjelasan lengkap bedanya, biar kamu makin paham mau liburan ke jenis wisata yang mana.
Animal Feeding - Wahana The SILA'S Agrotourism
Liburan nggak cuma soal seneng-seneng – edu-tourism bisa jadi cara efektif dukung tumbuh kembang anak. Simak manfaatnya & rekomendasi wisata edukasi di Bali.
thesilasagrotourism
Stres karena rutinitas kota? Kenalan sama nature therapy dan manfaat healing di alam bagi kesehatan mental, plus rekomendasi spot healing di Bedugul, Bali.
Botanical Journey - Wahana The SILA'S Agrotourism
Yuk kenalan dengan agro tourism! Simak pengertian, manfaat healing-nya, serta rekomendasi agrowisata hits di Bali.
Gulir ke Atas